Bina Mental dan Fisik Sekolah Vokasi UMS Resmi Ditutup

Submitted by ridlo on Mon, 09/11/2017 - 11:45
penutupan-bina-mental-vokasi

Pelatihan Bina Mental dan Fisik Sekolah Vokasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) tahun 2017 telah resmi ditutup. Penutupan acara yang diikuti sekitar 60 mahasiswa Sekolah Vokasi tersebut dilaksanakan di halaman depan Gedung Induk Siti Walidah UMS, Senin (11/9).

Upacara penutupan Bina Mental dan Fisik tersebut resmi ditutup oleh Sartonoputro, selaku Wakil Direktur Sekolah Vokasi UMS. Dalam penutupan ini, terlihat perbedaan dari upacara pembukaan yang telah dilaksanakan Senin (4/9). Sebelumnya, di upacara pembukaan masih ada peserta yang pingsan, namun di upacara penutupan ini mereka semua terlihat kuat dan tidak ada satupun yang tumbang. Hal ini menunjukkan bahwa telah ada perkembangan yang didapatkan mereka setelah mengikuti pelatihan yang berlangsung selama 8 hari.

Dalam kesempatan ini, Sartonoputro mengungkapkan bahwa dirinya merasa bangga terhadap para mahasiswa Sekolah Vokasi UMS yang telah menyelesaikan latihannya tersebut.

“Saya merasa bangga, karena dalam materi tersebut ada materi yang namanya Bintalsik, Bina Mental dan Fisik. Dan itu sesuai dengan pepatah didalam raga yang sehat terdapat jiwa yang sehat pula,” ungkapnya ketika diwawancarai usai upacara penutupan.

Dia juga menambahkan bahwa nantinya mereka akan bekerja disebuah instansi yang tidak boleh ada kegagalan. Untuk mencapai itu tidak harus memerlukan kecerdasan, namun kedisiplinan merupakan hal yang paling penting untuk mereka miliki.

“Nantinya mereka setelah lulus dari Sekolah Vokasi ini akan bekerja di sebuah instansi yang tidak boleh ada kegagalan. Di pengoperasian alat berat tentu tidak boleh ada kegagalan. Nha untuk mencapai itu sebenarnya tidak harus memerlukan kecerdasan, tetapi yang utama adalah masalah disiplin,” tambahnya.

Disiplin sendiri merupakan hal yang perlu dilatih, sehingga untuk terbiasa dengan hal itu para mahasiswa Sekolah Vokasi UMS ini diberikan pelatihan Bina Mental dan Fisik. Pelatihan yang telah selesai dilaksanakan tersebut memang mengutamakan kedisiplinan dan kerjasama, sesuai dengan tujuan yang diharapkan oleh Sekolah Vokasi sendiri.

Dalam upacara penutupan, tidak hanya sekedar menutup pelatihan itu saja. Namun dalam kegiatan terakhir ini juga diumumkan siapa yang menjadi siswa terbaik dalam Bina Mental dan Fisik Sekolah Vokasi UMS tersebut. Pada upacara penutupan ini, Sartonoputro mengumumkan bahwa Handi Kanuraga yang berasal dari Semarang telah menjadi siswa terbaik dalam pelatihan ini.

Usai upacara penutupan, Handi Kanuraga mengatakan bahwa dirinya tidak menduga bahwa akan menjadi siswa yang terbaik. Meski dalam pelatihan ini dia merasa dongkol karena selalu dibentak-bentak, namun dia juga bisa belajar untuk menjadi lebih tertib, pantang menyerah, dan selalu berusaha mewujudkan harapannya.

“Saya disini tidak menduga bakal menjadi siswa terbaik. Dalam pelatihan tersebut saya juga merasa dongkol karena dibentak-bentak terus dan sedikit-sedikit dihukum. Namun dari situ saya juga dapat belajar untuk bisa menjadi lebih tertib, pantang menyerah, dan selalu berusaha mewujudkan harapan karena tidak ada yang tidak mungkin kecuali memakan kepala kita sendiri,” tutupnya. (khairul)