Tentang Kami

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) merupakan universitas dengan peringkat satu di antara lebih dari 2000-an Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Indonesia berdasarkan peringkat dari QS TOP Universities di tahun 2015 serta menjadi satu-satunya PTS yang masuk di jajaran 9 Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia menurut hasil dari peringkat yang sama. Selain itu, UMS adalah salah satu universitas terbaik di antara 170 Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM) di Indonesia. Dalam kegiatan belajar mengajarnya, UMS menerapkan “Wacana Keilmuan dan Keislaman”, yakni mampu menumbuhkan budaya Islami yang menguasi ilmu pengetahuan dan ketrampilan yang dilandasi nilai-nilai keislaman sesuai manhaj Muhammadiyah. Oleh karenanya, penanaman sikap kerja keras, jujus, ikhlas, sabar, berintegritas tinggi, pemikiran positif, rasional objektif, adil dan berhati bersih kepada segenap sivitas akademika menjadi landasan moral pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan ilmu-ilmu keislaman menyongsong era globalisasi.

Dengan lebih dari 26.000 mahasiswa, UMS mempunyai 531 tenaga pengajar tetap dan 90 tenaga pengajar part-time, di mana ada hampir 100 tenaga pengajar profesional UMS merupakan lulusan S2 dan S3 luar negeri. UMS pun didukung oleh 314 staf administrasi, dan sekitar 100 tenaga freelance. UMS mempunyai 54 program studi strata satu, 4 sekolah kejuruan, 6 program profesi, 12 program studi strata dua, dan 1 program strata tiga. Di mana para tenaga pengajar tersebut baik master maupun doktor merupakan lulusan dari universitas dalam maupun luar negeri. Sehubungan dengan itu,UMS merupakan PTS yang memperoleh beasiswa strata dua dan strata tiga paling banyak untuk para pengajarnya dalam menempuh pendidikan lanjut di luar negeri dalam kurun waktu tiga tahun terakhir ini. Selain itu, para peserta didik UMS terbukti berprestasi baik secara akademik, maupun non akademik, di tingkat regional, nasional maupun internasional, seperti peringkat pertama debat hukum tingkat nasional. Dalam pengajarannya, UMS mendorong para peserta didiknya untuk menjadi wiraswasta, di mana mereka dapat membangun usahanya sendiri dan dapat menyediakan lapangan kerja.

Selain mengedepankan kualitas pendidikan akademik, UMS juga berusaha untuk mengembangkan pendidikan yang dapat menjadi bekal bagi lulusannya saat terjun di masyarakat, melalui pendampingan Al Islam Kemuhammadiyahan (AIK) dan English Tutorial Program (ETP). AIK merupakan pendidikan agama yang wajib diambil oleh setiap mahasiswa dalam empat semester awal mereka belajar di UMS yang berupa mata kuliah serta pendampingan di luar mata kuliah. Karena sejatinya UMS percaya bahwa pendidikan karakter dan keagamaan berperan untuk meningkatkan kualitas lulusan, serta menjadikan mereka unggul di masyarakat. Selain itu, peningkatan kemampuan Bahasa Inggris diberikan kepada mahasiswa pada semester pertama dan kedua mereka di UMS dalam bentuk pendampingan intensif di ETP setiap akhir pekan. Hal ini dilakukan guna memberikan bekal para mahasiswa untuk memahami buku teks perkuliahan serta menjadikan mereka unggul di pasar kerja dengan kemampuan Bahasa Inggris yang lebih dibandingkan dengan lulusan dari universitas lain.

Sejak 1990an, UMS sudah menerima mahasiswa asing yang berasal dari Thailand, Malaysia, Cina, Iraq, Yaman, Sudan, Jerman, Romania, Poland, Palestina, Filipina, Myanmar, dan Yordania. Untuk memperluas jaringan, UMS berkolaborasi dengan Kingston University dan The University of Derby di Inggris, Charles Darwin University di Australia, dan untuk program strata dua, UMS berkerjasama dengan Minnesota University, USA untuk program manajemen pendidikan. Selain itu, UMS juga melakukan kerja sama dengan Kyung Dong University di Korea Selatan dan NTUT/NTUST di Taiwan. UMS membuka kesempatan bagi para peserta didik dari berbagai macam budaya dan agama.